BREAKING NEWS

Komputer

Software

Bisnis

Teknologi

Sains

Gadget

Blogging

Rabu, 24 Februari 2016

Li-Fi, Internet via Cahaya Segera Hadir Gantikan Wi-Fi

Li-Fi, Internet via Cahaya Segera Hadir Gantikan Wi-Fi


Li-Fi, singkatan dari "Light Fidelity" yang secara tiba-tiba memicu kehebohan di dunia teknologi setelah Perancis mulai menunjukkan teknologi transfer data ini di Barcelona pada event Mobile World Congress. Dalam event tersebut, Oledcomm yang merupakan perusahaan pelopor dari Li-Fi, memperkenalkan sebuah teknologi yang dirancang 100 kali lebih cepat dari Wi-Fi, dengan privasi yang lebih tinggi.

Pendiri Oledcomm ini, Suat Topsu, mengklaim bahwa secara teoritis perangkat mereka mampu menghantarkan data 200 Gigabits, atau setara dengan 23 keping DVD, dalam satu detik. Topsu pun membayangkan jika teknologi ini dapat diaplikasikan selain untuk smartphone, semisal mesin kopi, mesin cuci, sikat gigi, dan hampir setiap kebutuhan sehari-hari yang dijalankan menggunakan teknologi nirkabel yang revolusioner.


Bagaimana Teknologi ini Bekerja

Li-fi menggunakan frekuensi yang dihasilkan oleh lampu LED, yang berkedip pada tingkat ribuan kali per detik, untuk mengirimkan informasi secara nirkabel. Transmisi berkedip inilah yang menyebabkan Li-fi dijuluki oleh sebagian orang sebagai "kode Morse setara digital".


Keraguan tentang Li-fi

Tidak semua orang pada pertemuan Mobile World Congress yakin bahwa Li-fi akan "menyalip" Wi-Fi sebagai teknologi transmisi data nirkabel premier. Salah satu pendapat skeptis datang dari Frederic Sarrat, seorang analis teknologi untuk PricewaterhouseCoopers, perusahaan jasa profesional terbesar di dunia. Sarrat mencemoohkan transfer protocol, yang telah diuji di Perancis, Belgia, Estonia, dan India ini sebagai tidak lebih dari "teknologi laboratorium".

Jim Tully, analis teknologi utama untuk perusahaan IT Gartner, juga memiliki keraguan yang sama, namun tetap melihat teknologi ini memiliki potensi yang luar biasa.

Tully mengamati bahwa Li-fi memiliki dua isu pasar yang kritis. Yang pertama adalah bahwa Li-fi hanya bekerja ketika perangkat terkena langsung ke cahaya perangkat transmisi dan, kedua, karena menggunakan cahaya, sinyal Li-fi tidak bisa mengirimkan melalui dinding.

Substansial kecanggihan R&D pada teknologi Li-fi akan tergantung pada bagaimana teknologi pesaing Wi-Fi ini berkembang di tahun-tahun mendatang. "Wi-Fi telah menunjukkan kemampuan untuk terus meningkatkan kecepatan komunikasi dari generasi ke generasi", kata Tully, seraya menambahkan bahwa pertanyaan pentingnya adalah "apakah konsumen membutuhkan kecepatan transmisi di luar apa yang Wi-Fi dapat berikan sekarang?"
 
Copyright © 2009-2016 Seribu Satu Info
Powered by Blogger